HUKUM MATERIIL PENYELESAIAN SENGKETA EKONOMI SYARIAH (TINJAUAN UNDANG-UNDANG DAN HUKUM ISLAM)

Osman Osman, Kudrat Abdillah

Abstract


Dalam al-Quran dan As-Sunnah peradilan merupakan perkara yang disyariatkan. Allah SWT memerintahkan untuk memutuskan hukum atau menghukumi umat manusia dengan apa yang diturunkan oleh Allah. Nabi Mohammad secara langsung mengadili dan menghukumi perkara yang muncul di tengah-tengah masyarakat dengan hukum-hukum Allah. Nabi Mohammad SAW juga memberikan keputusan dalam beberapa masalah seperti masalah hisbah ketika beliau mendapati pedagang di pasar yang mencampur gandum basah dengan gandum kering; dalam masalah mengenai penetapan harga; dalam perselisihan antara Zubair bin Awwam dan seorang Anshar dalam masalah pengairan dan sebagainya. Saat ini kegiatan ekonomi syariah dan penyelesaiannya juga berkembang pesat di Indonesia seperti penyelesaian sengketa ekonomi syariah ini menjadi kewenangan Pengadilan Agama, selain itu dapat didasarkan pada PERMA Nomor 14 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah. Dalam penelitian ini yang hendak dikaji adalah bagaimana Hukum materiil penyelesaian sengketa ekonomi syariah tinjauan undang-undang dan hukum islam, dengan metode penelitian kepustakaan (library research).

Full Text:

PDF

References


Al-Qadla', Yahya Abdurrahman, dalam http://hizbuttahrir.or.id/main.php?page=alwaie&id=67&print=1, diakses tanggal 15 Mei 2019

Asy-Syarwani, Hawâsyi asy-Syarwânî, X/101, Dar al-Fikr, Beirut. tt.

Abd al-Hayyi al-Kattani, at-Tarâtîb al-Idâriyah, I/258, Dar al-Kitab al-'Arabi, Beirut

Abdurrahman al-Baghdadi, Ulama dan Penguasa Dimasa Kejayaan dan Kemunduran, Jakarta: GIP, 1994

A. Mukti Arto, Garis Batas Kekuasaan Peradilan Agama dan Pengadilan Negeri, Penerapan Asas Personalitas KeIslaman sebagai Dasar Penentuan Kekuasaan Peradilan Agama, dalam Varia Peradilan No. 253 Desember 2006.

Rahmat Rosyadi dan Ngatino, Arbitrase dalam Perspektif Islam dan Hukum Positif, Bandung: PT. Citra Aditya Bhakti, 2002

Departemen Agama RI, al-Qur’an dan Terjemahannya.

Direktorat Jenderal Peradilan Agama, ”Membedah Perma Tata Cara Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah”,https://badilag.mahkamahagung.go.id/seputar-ditjen-badilag/seputar-ditjen-badilag/membedahperma-tata-cara-penyelesaian-perkara-ekonomi-syariah (diakses 12 Mei 2019).

Ensiklopedi Hukum Islam, Jilid V, Jakarta: PT.Ichtiar Baru Van Hoeve, 1997

Fathurrahman Djamil, Arbitrase Dalam Perspektif Sejarah Islam, dalam Arbitrase Islam di Indonesia, Badan Arbitrase Muamalat Indonesia Kerjasama dengan Bank Muamalat, Jakarta: BAMUI, 1994

Fatchur Rahman, Hadits-Hadits tentang Peradilan Agama Jakarta: Bulan Bintang, 1977

Gerben Heitink, Practical Theology: History, Theory,Action Domains, Michigan, William B. Eerdmans Publishing Company.

Imam al-Mawardi, Al-Ahkâm as-Sulthâniyyah wa al-wilâyah adDîniyyah (Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan dalam Takaran Islam), penerjemah, Abdul Hayyi al-Kattani dan Kamaluddin Nurdin, Jakarta: GIP, 2000

Muhammad Khathib asy-Syarbini, Mughn al-Muhtâj, iv, Dar alFikr, Beirut

Muhammad bin Ismâ’îl Abû ‘Abdillâh al-Bukhârî,Shahîh al- Bukhârî, Cet. 3, juz II (Beirût: Dâr Ibn Katsîr, 1987

Rifyal Ka‘bah, Politik dan Hukum dalam al-Qur’an, Jakarta: Khairul Bayan, 2005

Satria Effendi M.Zein, Arbitrase Dalam Syariat Islam, dalam Arbitrase Islam di Indonesia, Badan Arbitrase Muamalat Indonesia Kerjasama dengan Bank Muamalat, Jakarta : BAMUI, 1994

Sutan Remy Sjahdeini, Penyelesaian Sengketa Transaksi Perbankan Syariah Melalui Arbitrase, disampaikan dalam Seminar Satu Dasawarsa Badan Arbitrase Syariah Nasional, Jakarta, 28 Januari 2004


Refbacks

  • There are currently no refbacks.