PENGEMBANGAN FIQH AL-‘ILMIYAH MELALUI PENDEKATAN MASHLAHAH DAN TAJDÎD

Abdul Mukti Thabrani

Abstract


Pendekatan mashlahah dan tajdîd dapat digunakan oleh kaum
Muslim guna mengembangkan kreatifitas dan inovasi di
berbagai bidang termasuk untuk menjawab kegelisahan
menyangkut anjloknya prestasi di bidang teknologi, ilmu
pengetahuan, dan pertahanan. Namun tulisan ini tidak
dalam rangka mendeskripsikan apa yang menjadi simpul
penyebab anjloknya berbagai prestasi kaum Muslim. Tulisan
ini sifatnya in look untuk menumbuhkan kesadaran bahwa
kedua pendekatan tersebut sudah digunakan oleh para
pemikir muslim pada masa keemasan perdaban Islâm di
masa lampau. Terminologi pembaharuan, semisal tajdîd,
islâh, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan inovasi
dan kreatifitas sudah menjadi kosakata kaum muslim sejak
abad ke-2 Hijriah. Dan kesemuanya itu terjabarkan dengan
jelas dalam pemahaman, sikap, tindakan, dan produk yang
telah dihasilkan dan dinikmati oleh dunia.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.19105/al-ihkam.v6i2.308

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by :

The Islamic Law Researcher Association (APHI) collaboration with Faculty of Sharia IAIN Madura

Office:
Faculty of Sharia IAIN Madura
Asemanis Dua, Larangan Tokol, Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Indonesia 69371. Phone: (0324) 332551


View My Stats

Lisensi Creative Commons

Al-Ihkam: Jurnal Hukum  dan Pranata Sosial is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


Indexed by:


Read more indexing


copyright©AL-IHKAM : Jurnal Hukum dan Pranata Sosial

Flag Counter