AUTHOR GUIDELINE

PETUNJUK UMUM

Artikel yang ditulis untuk Jurnal Iqtishadia meliputi tulisan ilmiah tentang pemikiran Ekonomi dan Perbankan Syariah dalam bentuk gagasan konseptual, kajian kepustakaan, tulisan praktis, dan hasil penelitian.

Berikut ini adalah ketentuan-ketentuan tentang penulisan artikel pada Jurnal Iqtishadia. Yaitu:

  1. Artikel merupakan karya tulis ilmiah dalam bentuk gagasan konseptual atau hasil penelitian
  2. Artikel merupakan karya orisinil dan belum pernah dipublikasikan di media cetak lain.
  3. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau bahasa Arab  pada kertas A4 dengan spasi ganda.
  4. Penulis diharuskan menyerahkan file dan print out-nya dengan menggunakan program microsoft word.
  5. Kata yang berasal dari bahasa Arab atau bahasa Inggris dan belum menjadi kata serapan dalam bahasa Indonesia menggunakan transliterasi dan ditulis miring (italic). Contoh, siyâsî, tajdîd, al-ijtimâ`îyah.
  6. Dalam penulisan Referensi sangat dianjurkan menggunakan Aplikasi Zotero atau Mandeley.

 

SISTEMATIKA PENULISAN

Artikel Konseptual

Artikel Hasil Penelitian

  Judul

  Nama dan Identitas Penulis

  Abstrak (100 – 150 kata)

  Kata Kunci

  Pendahuluan

  Pembahasan

  Penutup

  Daftar Pustaka.

  Judul

  Nama dan Identitas Peneliti

  Abstrak (100 – 150 kata),

  Kata Kunci

  Pendahuluan

  Metode Penelitian

  Hasil Penelitian dan Pembahasan

  Kesimpulan

  Daftar Pustaka.

 

REFERENSI

Jurnal Iqtishadia menggunakan Referensi dalam bentuk The Chicago Manual of Style Edisi 16. Dengan susunan sebagai berikut:

  • Buku:  Nama penulis, koma, judul buku (italic), kurung buka, tempat penerbit, titik dua, nama penerbit, koma, tahun, tutup kurung, koma, halaman (disingkat hlm), titik, nomor halaman, titik.

Contoh: Qâsim Amîn, Tahrîr al-Mar’ah wa al-Mar’ah al-Jadîdah (Kairo: al-Markaz al-`Arabî li al-Bahts wa al-Nasyr, 1984), hlm. 78.

  • Jurnal/majalah: Nama penulis, koma, tanda kutip, judul artikel, tanda kutip, koma, nama jurnal/majalah (italic), koma, volume, koma, nomor, koma, kurung buka, bulan terbit, koma, tahun terbit, tutup kurung, koma, halaman (disingkat hlm), titik, nomor halaman, titik.

Contoh: David Sagiv, “Judge Ashmawi and Militan Islam in Egypt”, Middle Eastern Studies, Vol. 28, No. 3 (July, 1992), hlm. 86.

  • Website: Nama penulis, koma, tanda kutip, judul artikel/judul tulisan, tanda kutip, koma, sumber tulisan (italic), koma, edisi penulisan, titik dua, alamat website, titik.

Contoh: Azyumardi Azra, “Agama dan Otentisitas Islam”, Republika, 25 Oktober 2002: http://www.republika.co.id/kolomactail. asp?id=101205dikat id:16. (diakses tanggal 23 Juni 2003)

  • Karya terjemahan: nama penulis, koma, judul (italic), koma, kata terj., penerjemah, kurung buka, tempat penerbit, koma, nama penerbit, koma, tahun, kurung tutup, koma, hlm., koma, nomor halaman.

Contoh:  C. Barker, Cultural Studies; Teori dan Praktik, terj. Tim Kunci Cultural Studies Center (Yogyakarta: Bentang, 2005), hlm. 45.

  • Koran: Nama penulis, koma, judul (dalam tanda kutip), koma, nama koran (italic), kurung buka, tanggal, bulan, dan tahun terbitan, kurung tutup), koma, hlm., nomor halaman, dan titik.

Contoh: Muhammadun, Spirit Sadar Regenerasi Mandela”, Jawa Pos (7 Desember 2013), hlm. 4.

  • Tesis/disertasi: nama, koma, judul (dalam tanda kutip), kurung buka, skripsi, tesis MA atau disertasi doktor/Ph.D, koma, nama perguruan tinggi, tempat perguruan tinggi, tahun penulisan skripsi, tesis atau disertasi, kurung tutup, koma, nomor halaman dan titik.

Contoh: Ljubica Malinajdovska, “The Acculturation of Macedonian Immigrants in the United States” (Disertasi Ph.D, the Kent State University College and Graduate School of Education, Health, and Human Services, Kent, 2006), hlm. 56.

  • Dokumen Resmi Pemerintah yang Diterbitkan oleh Suatu Penerbit Tanpa Penulis dan Tanpa Lembaga: judul nama dokumen (Italic), kurung buka, tempat penerbit, titik dua, nama penerbit, koma, tahun penerbit, kurung tutup, koma, nomor halaman, titik.

Contoh: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Jakarta: Arta Duta Mas, 1994), hlm. 12.

  • Makalah yang Disajikan dalam Pertemuan Ilmiah: nama penulis, koma, judul makalah (italic), koma, diikuti pernyataan; Makalah disajikan dalam … (nama pertemuan), ditulis biasa (tidak miring atau garis bawah), koma, lembaga penyelenggara, kurung buka, tempat penyelenggaraan, titik dua, tanggal bulan dan tahun penyelenggaraan, kurung tutup, koma, nomor halaman, titik.

Contoh: Wildan, Metodologi Penelitian Wacana Kebudayaan, makalah disajikan dalam Pelatihan Penelitian Kualitatif bagi Dosen STAIN Pamekasan dan Dosen PTAIS/PTU se Madura, P3M STAIN Pamekasan (Pamekasan: 22 Januari 2013), hlm. 5.

  • Ensiklopedi: Nama penulis entry, koma, tanda kutip buka, judul entry, tanda kutip tutup, koma, nama encyclopaedia, vol. (volume) (jika ada), ed. (editor), kurung buka, tempat penerbit, titik dua, nama penerbit, koma, tahun penerbit, kurung tutup, koma, nomor halaman dan titik.

Contoh: Evan M. Zuesse, “Ritual”, dalam The Encyclopedia of Religion, Vol. 11, ed. Mircea Eliade (New York: Simon & Schuster Macmillan, 1995), hlm. 405.

  • Al-Qur’an:  Kata al-Qur’an, koma, nama surat, kurung buka, nomor surat, kurung tutup, titik dua, nomor ayat dan titik.

Contoh: al-Qur’ān, al-Baqarah (2): 34.

  • Jika yang dikutip berupa terjemahan ayat al-Qur’an atau al-Qur’an dan terjemahnya, maka cara penulisannya ditulis lengkap seperti biasa.

Contoh: Departemen Agama RI, al-Qur’an dan Terjemahnya (Surabaya: Mahkota, 1989), hlm., 119

  • Sumber yang tidak jelas, jika tempat, nama atau tahun penerbitan tidak ada dalam sebuah buku atau jurnal, maka harus diberi tanda t.tp. (tanpa tempat [penerbit]), t.p. (tanpa [nama] penerbit) dan t.t. (tanpa tahun [penerbitan]). Di samping itu tanda tanya (?) juga harus dipakai, jika salah satu unsur dalam identitas tersebut diragukan karena tidak tertulis dengan jelas.

Contoh: al-Nawâwî, al-Majmû’ Syarh al-Muhadzdzab, vol. 5 (t.tp: al-­Maktabah al-Salafiyah, 1950), hlm. 34.

H. A. R. Gibb, Modern Trend in Islam (Chicago: t.p., 1947), hlm. 67.

M. Hatta, "Politik Sintesa", Aliran Islam (April, 194?), hlm. 45.

  • Sumber Arab. Penulisan sumber Arab harus ditransliterasikan dengan mengikuti skema transliterasi Arab-Indonesia Setiap bagian dalam identitas sumber ditransliterasikan persis seperti aslinya, kecuali nama tempat penerbitannya, disesuaikan dengan nama tempat yang dibakukan dalam bahasa Indonesia.

Contoh: Abû Ishâq Ibrâhim al-Syirâzî, Syarh al-Luma’, Jilid I (Beirut: Dâr  al-Gharb al-Islâmi, 1989), hlm. 158-9.

 

DAFTAR PUSTAKA

Daftar pustaka menggunakan susunan sebagai berikut:

  • Buku: Nama akhir penulis, koma, nama depan, titik. Judul buku, titik, kota penerbit, titik dua, nama penerbit, koma, tahun, titik. Contoh: Zuhaylî, Wahbah al-. Al-Wasith fî Ushûl al-fiqh al-Islâmî. Damaskus: Dâr al-Mustaqbah, 1986.
  • Jurnal: Nama akhir penulis, koma, nama depan, titik, judul tulisan (dalam tanda kutip), titik, nama jurnal (italic), koma, nomor, koma volume, kurung buka, bulan, koma, tahun, tutup kurung, titik.  Contoh: Hamdany, Deny. “Cultural System of Cirebonese People: Tradition of Maulidan in the Kanoman Kraton”. Indonesian Journal of Social Sciences, volume 4, nomor 1 (July, 2012).