KONSEP ISLAM DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL

mulyadi mulyadi

Abstract


Secara bahasa Islam dimaknai antara lain: Al-Istislam (berserah diri), As-Salamah (suci bersih), As-Salam (selamat dan sejahtera), As Silmu (perdamaian), dan Sullam (tangga, bertahap, atau taddaruj). Konsep Islam dalam Al-Qur’an dimaknai dalam dua teknik interpretasi yaitu dipahami secara tekstual dan kontekstual. Kedua perspektif ini memiliki fokus yang berbeda, Islam dalam pemahaman tekstual lebih terfokus pada teks apa adanya dalam pengertian sebuah keyakinan, akidah, dan doktrin yang telah baku, melembaga, dan bersifat holistik, yang mengatur segala aspek kehidupan manusia. Sedangkan kontekstual selain memperhatikan teks juga mempertimbangkan unsur konteks yang melingkupi teks yang merupakan sebuah instrumen agama dengan seperangkat doktrin yang bersifat universal dan progresif, dimaknai dalam pengertian sesuai dengan fitrahnya sebagai agama rahmatan li al-‘alamin, tidak mungkin bersifat kaku atau statis. Oleh karena itu Islam semestinya bersifat terbuka, progresif, dan dinamis. Ayat yang paling krusial dan menimbulkan perdebatan di kalangan kaum muslim, yaitu ayat yang terdapat pada Q.S. Al-Ma’idah : 3. Penggalan ayat ini menjelaskan tentang agama (din) yang telah disempurnakan, dan Islam diakui sebagai agama (din) yang diridhai Allah. Sebut saja dua penafsir yang mewakili kedua aliran ini, Sayyid Qutb dan Rasyid Rida. Makalah ini akan menguraikan secara singkat mulai dari arti islam secara bahasa hingga penggunaannya di beberapa ayat beserta pandangan beberapa tokoh dan ulama tentang makna Islam baik secara tekstual maupun kontekstual

Keywords


Agama, Islam, Qur’an tekstual dan kontekstual

Full Text:

PDF

References


Abdul, Mustaqim, ed. Studi Al-Qur’an Kontemporer : Wacana Baru Berbagai Metodologi Tafsir. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya, 2002.

Abu al-A’la, al-Maududi. Towards Understanding the Qur’an. Vol.1. Yunited Kingdom: The Crowell Press, 1995.

Abû Al-Husain Ahmad ibn Fâris ibn Zakariya. Mu’jam Al-Maqâyîs Fiy Al-Lughah. Beirut: Dâr Al-Fikr, 1994.

Abu al-Qayyim Mahmud bin Umar, az-Zamakhsyari. Al-Kasysyaf an Haqq’iq Gawamid at-Tanzil. Jilid 2. Beirut: Dar Al-Kutub al-Arabi, n.d.

Abu Ja’far Muhammad bin Jarir, At-Tabari. Jami Al-Bayan an Tanwil Ay Al-Qur’an. Jilid III. Kairo: Mustafa al-Babi al-Halabi, Dar Al-Kutub, 1954.

Ali, Atabik. Kamus Al-’Asri : Arab Indonesia. Yogyakarta: Yayasan Ali Maskun, 1996.

C. Ralph Taylor‎. Webster’s World University Dictionary‎. Washinton, DC‎.: Publisher Company, INC‎ ., 1965.

Farid, Esack. Al-Qur’an, Liberalisme, Pluralisme, : Membebaskan Yang Tertindas, Terj. Watung A. Budiman. Bandung: Mizan, 2000.

Fazlur, Rahman. Islam Dan Modernity: Transformasi of an Intelectual Tradition. Chicago: Universitas of Chicago Press, 1984.

Gholdizher, Ignaz. Mazahid at-Tafsir Al-Islami. Beirut Libanon: Dar Iqra, 1983.

ignaz, Gholdziher. Mazahib at-Tafsir Al-Islami. Cet.2. Beirut Libanon: Dar Iqra, 1983.

J.J.G., Jansen. Diskursus Tafsir Al-Qur’an Modern Terj. Hairussalim Dan Syarif Hidayatullah. Yogyakarta: PT. Tiara Wacana, 1997.

Jalaluddin, Rahmat. Islam Dan Pluralisme : Akhlak Qur’an Menyikapi Perbedaan. Cet.2. Jakarta: Serambi, 2006.

Khaled, Abou El Fadl. Cita Dan Fakta Toleransi Dalam Islam : Puritansime Versus Pluralisme, Terj. Heru Prasetya. Bandung: Arasy, 2003.

Paradigma Tafsir Tekstual & Kontekstual : Usaha Memaknai Kembali Pesan Al-Qur’an. Cet.1. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

Quraish, Shihab. Tafsir Al-Misbah : Pesan, Kesan Dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2000.

Rasyid, Ridha. Tafsir Al-Manar. Juz III, Cet. ke-3. Beirut: Dat al-Fikr, n.d.

Safrudin, U. Paradigma Tafsir Tekstual Dan Kontekstual Usaha Kembali Memahami Pesan Al-Qur’an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

Sayyid, Qutb. Fi Zilal Al_Qur’an. Jilid I, Cet. 21. Beirut: Dar Al-Syuruq, 1993.




DOI: http://dx.doi.org/10.19105/islamuna.v5i1.1906

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats
 

 
 

Flag CounterCreative Commons License
Jurnal Studi Islam by Islamuna