REVITALISASI NILAI-NILAI QUR’ANI DALAM PENDIDIKAN ISLAM ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Siswanto Siswanto, Yuli Anisyah

Abstract


The existence of the 4.0 industrial revolution is seen as having a negative impact on the nation's morality. Given the latest western strategy in universalizing western civilization and its values. Through the Revolution 4.0 narrative wrapped in technological sophistication, it was intentionally designed for the acceleration of the industrialization of public demand so that the world depends on the west and there is hegemony in every aspect of life. Revitalizing the values of the Koran in the Islamic education system is a solution to maintain the swift flow of globalization and shifting values. If the Koran education continues to be developed, then the values of the Qur'an will become a spiritual capital to fortify itself from the impact of the 4.0 Industrial Revolution.

Keberadaan revolusi industri 4.0 dipandang akan memberikan dampak buruk bagi moralitas bangsa. Mengingat strategi terkini barat dalam menguniversalkan peradaban barat dan  nilai-nilainya. Melalui narasi Revolusi 4.0 yang berbalut kecanggihan teknologi, sengaja dirancang bagi percepatan industrialisasi hajat publik agar dunia tergantung pada barat dan terjadilah hegemoni dalam setiap aspek kehidupan.Revitalisasinilai-nilai al-Quran dalam sistem pendidikan Islam merupakan langkah solutif untuk mempertahankan derasnya arus globalisasi danpergeseran  nilai. Jika pendidikan al-Quran terus dikembangkan, maka nilai-nilai al-Qur’an akan menjadi modal spiritual untuk membentengi diri dari dampak Revolusi Industri 4.0 tersebut.


Keywords


nilai Qur’ani; pendidikan Islam; revolusi industri 4.0

References


al-Munawar, Said Agil Husin. 2003. Aktualisasi Nilai-Nilai Qur’ani dalam Sistem Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Press.

Hendra Suwardana, Revolusi Industri 4.0 Berbasis Revolusi Mental, Jati Unk, 2017, Vol. 1, No. 2, 103.

Hoedy Prastyo dan Wahyudi, Industri 4.0 : Telaah klasifikasi Aspek dan Arah Perkembangan Riset, Jati Undip: Jurnal Teknik Industri, Vol. 13, No. 1, Januari 2018

Ilahi, Mohammad Takdir. 2014.Gagalnya Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Jalaluddin. 2001.Teologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Madjid, Nur Holis. 1987. Islam kemoderan dan keindonesiaan. Bandung: Mizan.

Muchsin, Bashori & Wahid, Abdul.2009. Pendidikan Islam Kontemporer.Bandung: Refika Aditama.

Muhajir, As’aril. 2011. Ilmu Pendidikan Perspektif Konseptual. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2011.

Nata, Abudin.2015. Akhlak Tasawuf dan Karakter Mulia. Jakarta: Rajawali Pers.

Nata, Abudin. 2014. Sosiologi Pendidikan Islam. Jakarta: Rajawali Pers.

Q-Anees, Bambang & Hambali, Adang.2009. Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur’an.Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Sigit Priatmoko, Memperkuat Eksistensi Pendidikan Islam di Era 4.0, Ta’lim, Jurnal Studi Pendidikan Islam, Vol. 1 No. 2 Juli 2018.

Suprayogo, Imam. 2013. Pengembangan Pendidikan Karakter. Malang: UIN Maliki Press.

Sutrisno dan Albarobis, Muhyidin.2012.Pendidikan Islam Berbasis Problem Sosial. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Zubaedi. 2012.Isu-Isu dalam Diskursus Filsafat Islam. Yogyakarta: Pustaka Belajar.




DOI: http://dx.doi.org/10.19105/islamuna.v5i2.2076

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




                                     
 

Islamuna: Jurnal Studi Islam
ISSN: 2407-411X (p); 2443-3535 (e)
Pascasarjana
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura
Pamekasan Indonesia
 
Creative Commons License
All publications by Islamuna: Jurnal Studi Islam are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License