FALSAFAH INSANIYAH DALAM PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM

M. Syaiful Rahman Rahman

Abstract


Dari kejadiannya manusia sebagai makhlu materi dan immateri mempunyai banyak potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan fitrahnya yang selalu taat, patuh dan tunduk kepada hukum alam dan sunnatullah, manusia dapat menempatkan kedudukannya sebagai hamba Allah dan khalifah fil ardh, mem-punyai ketergantungan pada Zat Yang Maha Agung,disebabkan karena kesadaranya atas keterbatasan dirinya, oleh karena itu Allah melalui Rasulnya menunjukkan kepada manusia jalan yang benar dan jalan yang salah sehingga manusia dapat memenuhi amanah yang diberikan kepadanya untuk mengelola dan memelihara alam semesta dengan baik dan benar,salah satu aspek yang karus dilestarikan dan dikembangkan yaitu dunia pendidikan.Potensi-potensi yang dibawa sejak lahir, dan juga pengaruh dari ling-kungan, manusia sangat membantu dalam merumuskan berbagai komponen pendidikan, atau dapat dijadikan dasar dalam meru-muskan berbagai kebijakan dalam bidang pendidikan, terutama dalam perumusan visi, misi, tujuan dan hakikat pendidikan, kuri-kulum dan materi pendidikan, proses belajar mengajar, kompetensi tenaga pendidik, dan peserta didik yang semuanya dapat dipe-ngaruhi oleh pemahaman konsep tentang jiwa manusia.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.19105/islamuna.v1i1.560

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


                                     
 

Islamuna: Jurnal Studi Islam
ISSN: 2407-411X (p); 2443-3535 (e)
Pascasarjana
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura
Pamekasan Indonesia
 
Creative Commons License
All publications by Islamuna: Jurnal Studi Islam are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License