FIQIH NUSANTARA (Kontekstualisasi Hukum Islam dalam Pandangan T.M. Hasbi al-Shiddiqi)

maimun maimun

Abstract


Perbedaan ruang dan waktu berakibat pada perubahan dan kemajuan peradaban telah membentuk perbedaan pendekatan hukum Islam yang lebih didasarkan pada kultur dan tradisi masya­rakat. Dalam konteks ini TM. Hasbi al-Shiddiqi muncul sebagai ulama pertama yang berkonsentrasi pada pembentukan fiqih Indonesia. Ia merupakan tokoh reformis yang banyak dipengaruhi oleh al-Kalali dan Ahmad Soorkati.  Dalam merealisasikan pandangannya, Hasbi menawarkan formulasi konsep ijtihad yang berorientasi lokal keindonesiaan, yaitu; Ijtihad dengan mengklasifikasikan hukum produk ulama mazhab masa lalu kemudian dipilih produk hukum yang masih cocok untuk diterapkan dalam masyarakat Indonesia; Ijtihad dengan mengklasifikasikan hukum-hukum yang semata-mata didasar­kan pada adat dan kebiasaan serta suasana masyarakat dimana hukum tersebut berkembang; dan Ijtihad dengan mencari hukum-hukum terhadap masalah kontemporer yang timbul sebagai akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan. Sedangkan tawaran konsep metodologis­nya meliputi pemahaman tentang fiqih dan syari’ah, analisis kese­jarahan, pendekatan sosio kultural, dan studi perbandingan.


Keywords


kontekstualisasi, hukum Islam, Hasbi al-Shiddiqi

Full Text:

PDF

References


al-Nadawi, Ahmad, al-Qawa’idu al-Fiqhiyah, Bairut: Daru al-Qalam, tt.

Bustaman, Kamaruzzaman, Islam Historis, Dinamika Studi Islam di Indonesia, Yogyakarta: Galang Press, 2002.

Dahlan, Abdul Aziz, et al., Ensiklopedi Hukum Islam, Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, 2003.

Departemen Agama, al-Quran dan Terjemahnya, Jakarta: PT. Bumi Restu, 1977.

Harahap, Syahrin, Islam Dinamis; Menegakkan Nilai-Nilai Ajaran al-Quran Dalam Kehidupan Modern di Indonesia, Yogyakarta: PT Tiara Wacana Yogya, 1997.

Huda, Nor, Islam Nusantara; Sejarah Sosial Intelektual Islam Di Indonesia, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2007.

Kusdar, Dinamika Fiqhi Di Indonesia; Telaah Historis Lahirnya Fiqhi Ke-Indonesiaan, Jurnal Mazahib, vol. IV, No. 2, Desember 2007.

Marzuki Wahid, dan Rumadi, Fiqih Madzhab Negara; Kritik Atas Politik Hukum Islam di Indonesia, Yogyakarta: LKiS 2001.

Nawawi, Maimun, Reaktualisasi Fiqh Indoesia: Telaah Atas Kontribusi Pemikiran Hukum Hasbi ash-Shiddieqy, Jurnal Ihkam, Pamekasan, Jurusan Syariah STAIN,2007.

Sarjan, Pembaharuan Pemikiran Fiqih Hasbi as-Shiddiqi, Makasar: Yameka, 2007.

Shiddiqy, Nourouzzaman, Jeram-Jeram Peradaban Muslim, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996.

Shiddiqy, Nouruzzaman, Fiqih Indonesia Penggagas dan Gagasannya, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1997.

Shiddiqi, TM. Hasbi, Beberapa Permasalahan Zakat, Jakarta: Tinta Mas, 1976.

Shiddiqy, TM. Hasbi, Fiqih Islam Mempunyai Daya Elastis, Lengkap, Bulat Dan Tuntas, Jakarta: Bulan Bintang, 1975.

Shiddiqy, TM. Hasbi, Pengantar Ilmu Perbandingan Mazhab, Jakarta: Bulan Bintang, 1975.

Wahyudi, Yudian, Hasbi’s Theory of Ijtihad in The Context of Indonesian Fiqh, Yogyakarta: Nawesea Press, 2007.




DOI: http://dx.doi.org/10.19105/islamuna.v3i1.944

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


                                     
 

Islamuna: Jurnal Studi Islam
ISSN: 2407-411X (p); 2443-3535 (e)
Pascasarjana
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura
Pamekasan Indonesia
 
Creative Commons License
All publications by Islamuna: Jurnal Studi Islam are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License