THE LANGUAGE USAGE IN THE DISCOURSE OF FRIDAY PREACHING IN JAVA, INDONESIA

Kundharu Saddhono

Abstract


Tulisan ini hendak menjelaskan karakteristik khutbah Jum’at dalam perspektif
sosio-pragmatik dan budaya Jawa. Data tulisan ini diambil secara purposif
dari khutbah Jum’at di daearh Surakarta, Jawa Tengah. Dalam
mengumpulkan data, penulis menggunakan teknik rekaman. Konteks sosial
komponen tutur digunakan sebagai alat analisis. Dengan menggunakan
delapan komponen ujaran (Setting, Participants, Ends, Act, Keys,
Instrumentalities, Norms, dan Genre) menurut Dell Hymes, tulisan ini
mencakup karakteristik tertentu. Berbeda dengan lainnya, khutbah Jum’at
memiliki aturannya tersendiri, meskipun dalam banyak hal dipengaruhi oleh
khatibnya. Khatib memiliki otoritas penuh dalam menyampaikan khutbah
Jum’at dengan gaya bahasanya sendiri walaupun sesungguhnya ia harus
patuh pada aturan yang berlaku.

Keywords


Friday preach, socio-pragmatic, speech component, Javanese culture, register

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.19105/karsa.v21i2.519

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Office:
Institut Agama Islam Negeri Madura
Jl. Raya Panglegur km. 4 Pamekasan, Jawa Timur, Indonesia. Phone: (0324) 333187 Cellphone: +6285231042871   e-mail : jurnalkarsa@gmail.com


View My Stats

KARSA: Journal of Social and Islamic Culture [KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman]

Institut Agama Islam Negeri Madura

KARSA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexed by:


Read more indexing


Copyright© KARSA: Journal of Social and Islamic Culture (Print ISSN 2442-3289 ; Online ISSN 2442-4285).