KEBERTAHANAN PESANTREN TRADISIONAL MENGHADAPI MODERNISASI PENDIDIKAN

Mohammad Muchlis Solichin

Abstract


Modernisasi pendidikan berupa penyelenggaraan pendidikan sekolah dan
madrasah modern mengakibatkan banyak pesantren yang mengubah sistem
pendidikannya  dengan menyelenggarakan pendidikan yang memasukkan ilmuilmu

non keislaman. Akhir-akhir ini, pesantren-pesantren tersebut menyelenggarakan

sistem pendidikan sekolah dengan menggunakan kurikulum yang
mengikuti program dan kurikulum pemerintah. Sementara itu terdapat
pesantren yang tetap bertahan dengan sistem pendidikan tradisionalnya dan
menolak pendidikan sekolah dan madrasah modern. Pondok Pesantren Al-Is’af
merupakan salah satu pesatren dengan tipe tersebut. Fokus penelitian  ini adalah
aspek-aspek kebertahanan Pesantren salaf Al-Is’âf dengan sistem pendidikan
tradisionalnya di tengah arus modernisasi pendididkan, berupa sistem
pendidikan madrasah dan sekolah formal, landasan berpikir Pengasuh Pesantren
Al-Is’âf bertahan menghadapi modernisasi pendidikan, faktor-faktor yang
mempengaruhi kebertahanannya dan implikasi kebertahanan pesantren di
tengah arus modernisasi terhadap proses pembelajaran  yang dilaksanakannya.

Keywords


Kebertahanan, pesantren, dan modernisasi pendidikan

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.19105/karsa.v22i1.545

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Office:
Institut Agama Islam Negeri Madura
Jl. Raya Panglegur km. 4 Pamekasan, Jawa Timur, Indonesia. Phone: (0324) 333187 Cellphone: +6285231042871   e-mail : jurnalkarsa@gmail.com


View My Stats

KARSA: Journal of Social and Islamic Culture [KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman]

Institut Agama Islam Negeri Madura

KARSA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexed by:


Read more indexing


Copyright© KARSA: Journal of Social and Islamic Culture (Print ISSN 2442-3289 ; Online ISSN 2442-4285).