PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS QURANI DAN KEARIFAN LOKAL

Muhammad Yusuf

Abstract


Pendidikan nasional dinilai gagal membentuk karakter dan integritas yang baik.
Para sarjana yang mengemban amanah publik telah banyak yang kehilangan
kepercayaan akibat korupsi dan manipulasi. Pendidikan sejatinya mampu
membentuk karakter melalui penanaman nilai-nilai agama dan kearifan lokal.
Pertama, pengawasan melekat dengan pendekatan agama yaitu pemberdayaan
nilai-nilai agama dalam rangka pencegahan dini terhadap korupsi dan
manipulasi. Kedua, pemberdayaan nilai-nilai kearifan lokal, dalam konteks
inibudaya Bugis yang relevan dengan ajaran Islam.Kearifan budaya dan ajaran
Islam mengajarkan kebenaran universal berupa kejujuran dan integritas serta
nilai-nilai kebenaran dan kebaikan lainnya. Pendidikan karaktermelalui
internalisasi nilai-nilai utama pada keseluruhan aktivitas pendidikan, meliputi
perencenaan, proses, dan evaluasi. Integrasi aspek kognitif, afektif, dan
psikomotorik pada seluruh proses pendidikan dapat membentuk kecerdasan
majemuk. Integrasi nilai-nilai universal agama dan keluhuran nilai-nilai budaya
bertujuan untuk melahirkan pemimpin yang “berkarakter” dan masyarakat yang
damai.


Keywords


Pendidikan, agama, nilai, kearifan lokal, karakter

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.19105/karsa.v22i1.548

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Office:
Institut Agama Islam Negeri Madura
Jl. Raya Panglegur km. 4 Pamekasan, Jawa Timur, Indonesia. Phone: (0324) 333187 Cellphone: +6285231042871   e-mail : jurnalkarsa@gmail.com


View My Stats

KARSA: Journal of Social and Islamic Culture [KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman]

Institut Agama Islam Negeri Madura

KARSA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexed by:


Read more indexing


Copyright© KARSA: Journal of Social and Islamic Culture (Print ISSN 2442-3289 ; Online ISSN 2442-4285).