Ekonomi dan Prestise dalam Budaya Kerapan Sapi di Madura

Imam Bonjol Juhari

Abstract


Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai religiusitas budaya kerapan sapi dalam perjalanan sejarahnya telah mengalami perubahan. Budaya kerapan sapi yang pada mulanya lebih dipersepsi sebagai teologi tradisional kemudian mengalami perubahan makna ke arah teologi pasar. Dalam hal ini, perubahan yang terjadi dalam aspek significant symbols yang tidak kelihatan (covert), menjadi significant symbols yang kelihatan (overt). Perubahan yang menyangkut suatu sikap mental orang Madura, yang pada mulanya kerapan sapi merupakan simbol nilai religius tradisional seperti kesopanan dan rasa hormat, kesederhanaan sebagai rekreasi yang terarah, berubah menjadi simbol ekonomi dan prestise yang permisif dan hedonis (berorientasi pasar), serta menjadi ajang untuk meraih citra dan pengakuan terhadap status sosial dan status ekonomi yang lebih tinggi. Perubahan ini juga berimplikasi pada motivasi orang Madura dalam memelihara dan memiliki sapi kerapan. Motivasi  memelihara dan memiliki sapi kerapan menjadi bersifat ekonomis dan prestise.

Copyright (c) 2016 by KARSA. All right reserved 

DOI: 10.19105/karsa. karsa.v24i2.913 

 


Keywords


Perubahan nilai; kerapan sapi; teologi tradisional; ekonomi; Madura

Full Text:

PDF

References


Abdurrachman, Sejarah Madura Selayang Pandang, cetakan ketiga, Sumenep: The Sun. 1988.

Alwasilah, Haidar.A. Pokoknya Kualitatif, dasar-dasar Merancang dan Melakukan Penelitian Kualitatif. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya, 2012.

Apriono, Markus. Pertimbangan Status Sosial Dalam Sumbang Menyumbang di Madura. Seminar Hasil Penelitian Bidang Kajian Madura, Jember: Universitas Jember. 1999.

Bachtiar, Harsja W. Konsesnsus dan Konflik dalam Sistem Budaya Indonesia, Jakarta: Hanindita. 1985.

Black, James A. dan Champion, Dean J., Metode dan Masalah Penelitian Sosial. Bandung: PT Refika Aditama. 1999.

Bungin, Burhan, Metodologi Penelitian Kualitatif, Aktualisasi Metodologis Kearah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada. 2001.

De Jonge, Huub. (ed). Agama, Kebudayaan, dan Ekonomi: Studi Interdisipliner tentang Masyarakat Madura. Jakarta: Rajawali Press.1989a.

Dewo, Mohammad. N. Dan Maduratna, C.H. Kerapan Sapi; Permainan dan Kegemaran Rakyat Madura. Jakarta: Rajawali Press. 1976.

Garna, Judistira.K,. Metoda Penelitian: Pendekatan Kualitatif. Bandung: Primaco Akademika, C.V. 2012.

----------------------,. Ilmu-ilmu Sosial, Dasar-Konsep-Posisi. Bandung: Pps. UNPAD. 2011.

Gillin dan Gillin,. Cultural Sosiology a Revision of an Introduction to Sosiology, The Millan Company. 1954

Herusatoto, Budiono.. Simbolisme Dalam Budaya Jawa, Cetakan V. Yogyakarta: Hanindita Graha Widya. 2013.

Hourton, Paul, B. dan Hunt. Chester L. Sosiologi. Diterjemahkan Oleh Aminuddin Ram dan Tita Sobari. Jakarta: Erlangga. 1987.

Jhonson, Doyle Paul. Teori Sosiologi Klasik dan Modern. Diterjemahkan Robert M.Z. Lawang Jakarta: PT. Gramedia. 1989.

Kaplan, David dan Manners A. Albert. Teori Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2000.

Kecamatan Lenteng dalam Angka, Sumenep: Pemerintah Kabupaten sumenep Madura. 2014.

Koentjaraningrat, , Sejarah Teori Antropologi. Jilid 1 & 2. Jakarta : UI Press. 1987.

-------------------, Beberapa Pokok Antropologi Sosial, Jakarta: PT. Dian Rakyat. 1992.

Kuntowijoyo, Madura: Perubahan Sosial Dalam Masyarakat Agraris 1850 – 1940. Yogyakarta: Mata Bangsa Press. 2002.

Kusuma, Maulana Surya. Sopan, Hormat dan Islam: Ciri-ciri Orang Madura, Jember: Pusat-pusat Penelitian Ilmu-ilmu Sosial Universitas Jember. 2001.

Lauer, Robert H. Perspektif Tentang Perubahan Sosial. Diterjemahkan Oleh Alimandan. Jakarta: Rineka Cipta. 2001.

Linton, Ralph. The Study of Man, New York: Appleton Press. 1936.

Mead, George Herbert. Mind, Self, and Society, edited and with an introduction by Charles W. Morris. Chicago: University of Chicago Press. 1932.

_________________, The Philosophy of The Present, Edited and with an Introduction by Arthur E. Murphy, LaSalle, III: Bobs Merrill. 1932.

Merton, Robert. K. Sosial Theory and Sosial Structure. New York: Free Press 1949-1968. 1949.

Miles, Matthew B. dan Haberman, Michel. Analisa Data Kualitatif, Buku Sumber Tentang Metode Baru,, Terj. Tjetjep Rohendy. Jakarta: Jakarta Press. 1992.

Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosda Karya. 1995.

Nasution, S. Metode Research. Jakarta: PT Bumi Aksara. 2002.

Ritzer, George. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda, Diterjemahkan Oleh Alimandan. Jakarta: PT. RajaGrafino Persada. 2002.

Samsuri (ed.). Madura. Malang : Proyek Penelitian Madura. 1979.

Samsu, Bambang. Rumah, tanah, dan leluhur di Madura Timur. Bandung: Tesis Program Pasca Sarjana UNPAD, 2010.

Smith, Glenn. Time allocation among the Madurese of Gedang-Gedang. Cross-Cultural Studies in Time Allocation 13. New Haven: Human Relations Area Files Press. 1995.

Soeprapto, H.R. Riyadi, Interaksionisme Simbolik, Perspektif Sosiologi Modern. Yogyakarta: Averroes Press. 2002.

Sutjitro, Gengsi Magik dan Judi: Kerapan Sapi di Madura. Seminar Hasil Penelitian Bidang Kajian Madura, Jember: Universitas Jember. 2009.

Soekardjo, B.W. et.al, Perubahan Orientasi Nilai Budaya Orang Madura di Bangkalan Terhadap Pembangunan, Laporan Penelitian, Jember : Universitas Jember. 1996.

Soegianto, Eksiklopedi Madura II. Laporan Penelitian, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jember: Universitas Jember. 1990.

Spradley, James. P. Participant Observation, Holt, Rinehart and Winston : New York. 1980.

----------------------, Metode Etnografi, Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya. 1997.

Sriono, Edi. Pengangkatan Anak di Bangkalan Madura. Jember: Pusat-pusat Penelitian Ilmu-ilmu Sosial Universitas Jember. 1992.

Sudarwantini, H. Bibliografi kebudayaan Madura, Seri Kerta Kerja I, Pusat Kajian Madura, Jember: Universitas Jember. 1987.

Sulaiman. Kerapan sapi di Madura. Jakarta: Proyek Media Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1983-1984.

Soekanto, Soerjono, Pengantar Sosiologi. Jakarta Rajawali Press. 2005.

Touwen-Bouwsma, Elly De Stierenrennen van Madura. Dalam R. Schefold dkk. Indonesia Apa Kabar? Meppel: Edu’ Actief. 1988.

Wiyata, Latief. Carok Konflik kekerasan dan Harga Diri Orang Madura. Yogyakarta: LKiS Yogyakarta, 2002.

Woodward. Mark, R., Islam Jawa: Kesalehan Normatif versus Kebatinan:, Yogyakarta: LKiS, 1999.




DOI: http://dx.doi.org/10.19105/karsa.v24i2.913

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Office:
Institut Agama Islam Negeri Madura
Jl. Raya Panglegur km. 4 Pamekasan, Jawa Timur, Indonesia. Phone: (0324) 333187 Cellphone: +6285231042871   e-mail : jurnalkarsa@gmail.com


View My Stats

KARSA: Journal of Social and Islamic Culture [KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman]

Institut Agama Islam Negeri Madura

KARSA is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexed by:


Read more indexing


Copyright© KARSA: Journal of Social and Islamic Culture (Print ISSN 2442-3289 ; Online ISSN 2442-4285).