HOW TO DISCLOSE POWER IN TEACHER TALK (A Critical Approach)

- Aswandi

Abstract


Cara untuk mengungkap kekuasaan (potensi untuk mengendalikan orang lain) seorang guru dalam kelas dilakukan dengan menganalisis percakapan guru dalam proses belajar mengajar. Model pendekatan yang bisa digunakan adalah dengan menerapkan pendekatan analisis wacana kritis, model kognisi social yang dikemukakan oleh van Dijk. Tulisan ini bertujuan untuk mendiskripsikan cara melakukan penelitian model kognisi social tersebut, untuk mengungkap kekuasaan yang terkandung dalam percakapan (wacana) guru di dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Untuk menerapkan model ini peneliti menggunakan tiga demensi, yakni dimensi teks, dimensi kognisi sosial dan dimensi konteks sosial. Dalam dimensi teks terdapat tiga struktur teks yang analisis yaitu macrostructure (makna global teks atau topik), superstructure (kerangka teks) dan microstructure (makna local teks). Untuk kognisis sosial yang dianalis adalah kondisi mental dari pembuat teks tersebut. Analisis ini dilakukan dengan menganalisis pengetahuan, sikap dan ideology guru. Dalam konteks sosial yang dianalisis adalah kekuasan yang tercermin dalam jenis kekuasaan dan akses yang dimiliki oleh guru.

Full Text:

Untitled


DOI: http://dx.doi.org/10.19105/ojbs.v7i2.448

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 OKARA





View My StatsFree counters!
 
  


Creative Commons License
OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra is licensed under a
Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Based on a work at Rumah Jurnal IAIN Madura