Peningkatan Kemampuan Berbahasa Madura Yang Baik Dan Benar Pada Masyarakat Dusun Banlanjang Tlonto Raja Kecamatan Pasean di Masjid Al Muttaqin

Moh. Hafid Effendy

Abstract


Artikel ini akan mengungkap tentang kondisi bahasa daerah dan bagaimana cara melestarikannya. Dalam konteks ini, penulis mengangkat tema tentang pelestarian dan pembinaan bahasa Madura. Di mana bahasa Madura adalah bahasa daerah yang di samping sebagai bahasa nasional juga berfungsi untuk dipakai sebagai bahasa perhubungan intradaerah  oleh penduduk Pulau Madura dan pulau-pulau sekitarnya.

Dalam usaha meningkatkan kemampuan berbahasa Madura yang baik dan benar pada masyarakat Dusun Banlanjang Tlonto Raja Pasean memang membutuhkan waktu, disamping konsep dasar masyarakat belum tahu secara maksimal bagaimana menggunakan bahasa yang baik dan benar. Namun, kemampuan berbahasanya sudah dikatakan mampu melestarikan dalam konteks komunikasi sehari-hari. Karena bahasa Madura dianggaap sebagai bahasa ibu. Di samping itu, kemampuan berbahasa Madura masih tergolong sedang dalam hal pemahaman menggunakan bahasa yang baik dan benar. Karena masyarakat secara tata bahasa harus benar-benar tahu di manakah letak penggunaan kosa kata yang baik dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesamanya.Oleh karena itu, di rasa penting memahami maksim-maksim dan undak-usuk berbahasa yang baik dan benar di kalangan remaja dan di kalangan orang dewasa pada masyarakat yang berada di Dusun Banlanjang tersebut.

Kata Kunci: Peningkatan, kemampuan, bahasa Madura


References


Alwi dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Ali, Muhammad. 1985. Penelitian Pendidikan Prosedur dan Strategi. Bandung: Angkasa.

Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. 2004. Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Crystal, David. 2000. Language Death. Cambridge: Cambridge University Press.

Ibrahim, Abd. Syukur. 1995. Sosiolinguistik: Sajian, Tujuan, Pendekatan, dan Problem. Surabaya: Usaha Nasional.

Kemendikbud. 2011. Pedoman Ejaan Bahasa Madura. Surabaya: Balai Bahasa Jawa Provinsi Timur.

Mahsun. 2007. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Edisi Revisi. Jakarta:PT RajaGrafindo Persada.

Silverman, Helaine dan D. Fairchild Ruggles. 2007. Cultural Heritage and Human Rights. Dalam Helaine Silverman and D. Fairchild Ruggles (peny.) Cultural Heritage and Human Rights. New York: Springer.

Spolsky, Bernard. 1998. Sociolinguistics. Oxford: Oxford University Press.

Sumarsono, Dani dan Paina Partana. 2004. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Sabda.

Rifai, Mien A. 2008. Pencedikaan Bahasa Madura: Kiat Pengembangannya dalam Menghadapi Tantangan Era Reformasi dan Globalisasi. Makalah dalam Kongres I Bahasa Madura di Pamekasan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Perdikan: Journal of Community Engagement

Office: 
LP2M, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura
Jl. Raya Panglegur km. 4 Pamekasan, Jawa Timur, Indonesia. 

WA: +6285231042871  e-mail : perdikan@iainmadura.ac.id