Kecenderungan Pergeseran Pendidikan Agama Islam di Indonesia Pada Era Disrupsi

Fitri Rahmawati

Abstract


Gelombang teknologi sebagai efek Revolusi Industri ke-4 telah mengubah tatanan di berbagai segi kehidupan. Revolusi ini mengubah dari hal-hal yang tradisional beralih ke sistem yang didukung mesin-mesin canggih. Teknologi memberi peluang pada hal-hal praktis menjadi serba otomatis dan penuh inovatif di berbagai sektor kehidupan. Merek perusahaan besar seperti Nokia dan mall besar mengalami kemunduran yang dramatis.  Pergeseran paradigma belajar dengan online learning dan munculnya generasi millenia menjadi perhatian tersendiri di dunia pendidikan. Peneliti dengan metode library research ini  memaparkan trend pendidikan agama Islam di era disrupsi dan dampaknya di Indonesia. Pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar di era disrupsi menjadi persyaratan dasar. Pendidikan agama Islam sebagai salah satu yang akan terkena imbas gelombang teknologi. Teknologi dihadirkan untuk meningkatkan mutu pendidikan agama Islam. Materi pendidikan dikembangkan dengan mengikuti perubahan yang terjadi termasuk dalam penggunaan alat peraga aplikasi di  smart phone menjadi penting. Perubahan ini sesuai dengan perkembangan subyek didik di era millenial. Ada sisi kekhasan pendidikan agama Islam yang tidak tergantikan dengan teknologi, yakni keteladanan.


Full Text:

PDF

References


Azra, Azyumardi.Pendidikan Islam di Era Globalisasi: Peluang dan Tantangan. [EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan 2017] 6.4.

Barnes, Cameron . MOOCs: The challenges for academic librarians. [Australian Academic & Research Libraries 2013] 44.3: 163-175.

Christensen, Clayton M., Jerome H. Grossman, and Jason Hwang The innovator's prescription. [Soundview Executive Book Summaries 2009].

Christensen, Clayton M., Curtis W. Johnson, and Michael B. Horn. Disrupting class.

[ McGraw-Hill.2010]

..................., Clayton M., et al. Disrupsiting College: How Disrupsitive Innovation Can Deliver Quality and Affordability to Postsecondary Education.[ Innosight Institute.2011]

..................., Clayton M., Michael E. Raynor, and Rory McDonald. What is disrupsitive innovation. [Harvard Business Review 2015] 93.12: 44-53.

Dabbagh, N. Pembelajar online:Karakteristik dan implikasi pedagogis Kontemporer Isu dalam Teknologi dan Pendidikan Guru [seri Online 2007],(3).

Damanhuri, Ahmad, Endin Mujahidin, and Didin Hafidhuddin. Inovasi pengelolaan pesantren dalam menghadapi persaingan di era globalisasi. [TA'DIBUNA 2013] 2.1: 17-37.

Darmayanti, Tri, Made Yudhi Setiani, and Boedhi Oetojo. E-learning pada pendidikan jarak jauh: konsep yang mengubah metode pembelajaran di perguruan tinggi di Indonesia. [Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh 2007] 8.2: 99-113.

Ehlers, Ulf-Daniel. Extending the territory: From open educational resources to open educational practices. [Journal of Open Flexible and Distance Learning 2011] 15.2: 1-10.

FitzPatrick, Thaddeus. Key Success Factors of eLearning in Education: A Professional Development Model to Evaluate and Support eLearning. [Online Submission.2012]

Garrison, D. Randy, and Martha Cleveland-Innes. Facilitating cognitive presence in online learning: Interaction is not enough. [ The American journal of distance education 2005] 19.3: 133-148.

Hamami, Tasman. Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum sebagai Keharusan Sejarah. [Jurnal Pendidikan Agama Islam 2004]1.2

H Haidar Putra Daulay, M. A. Pendidikan Islam dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia. Kencana.2014

Hasan, Muhammad. Inovasi dan Modernisasi Pendidikan Pondok Pesantren. [KARSA: Journal of Social and Islamic Culture 2015] 23.2: 296-306.

Horn, Michael B., and Heather Staker. The rise of K-12 blended learning. [Innosight institute 2011] 5.

Jones, Pip.Pengantar Teori-Teori Sosial: Dari Fungsionalisme hingga Post-modernisme. Yayasan Pustaka Obor Indonesia. 2010

Lepore, Jill .The disruption machine. [ The New Yorker 2014] 23: 30-6.

Kasali, Renald. Disruption. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.2017

Kasiyan, M. Kriya Di Era Budaya Massa.

Kearney, Rachel C., et al. Massive Open Online Courses in Dental. Education: Two Viewpoints Viewpoint 1: Massive Open Online Courses Offer Transformative Technology for Dental Education and Viewpoint 2: Massive Open Online Courses Are Not Ready for Primetime. [Journal of dental education 2016] 80.2: 121-127.

Khobir, Abdul. Pendidikan Agama Islam Di Era Globalisasi.[ Edukasia Islamika 2009]7.1.

Maarif, Muhammad Anas .Pendidikan Islam dan Tantangan Modernitas. [Nidhomul Haq: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam .2016] 1.2: 47-58.

Miarso, Yusufhadi. Menyemai benih teknologi pendidikan. Kencana. 2004

Mukhadis, Amat. Sosok Manusia Indonesia Unggul dan Berkarakter dalam Bidang Teknologi Sebagai Tuntutan Hidup di Era Globalisasi." [Jurnal Pendidikan Karakter 2013] 2.2.

Purwowibowo, Purwowibowo, Syech Hariyono, and Djoko Wahyudi

Pekerjaan Sosial Komunitas Berbasis Lingkungan (Community Social Work Based On Environmental) [ Share Social Work Journal 2017] 7.1: 39-45.

Rahman, Abdul. Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Islam-Tinjauan Epistemologi dan Isi-Materi."[ Jurnal Eksis 2012] 8.1.

Ridla, Muhammad Jawwad. Tiga Aliran Utama Teori Pendidikan Islam; perspektif sosiologis-filosofis. Yogyakarta, Tiara Wacana Yogya. 2002

Setiawan, Wawan. Era Digital dan Tantangannya.1-9. 2017

Selwyn, Neil. Discourses of digital ‘disruption’ in education: A critical analysis. [ Fifth International Roundtable on Discourse Analysis, City University, Hong Kong 2013] 23-25.

Suyatno, Sutrisno. "Pendidikan Islam di Era Peradaban Modern”.2015

Stacey, Paul. Government support for open educational resources: Policy, funding, and strategies.[ The International Review of Research in Open and Distributed Learning 2013] 14.2 67-80.

Voss, Brian D. Massive open online courses (MOOCs): A primer for university and college board members. [AGB Association of Governing Boards of Universities and Colleges 2013]

Wibawanto, Hari.Generasi Z dan Pembelajaran di Pendidikan Tinggi." [Simposium Nasional Pendidikan Tinggi, ITB, Bandung 2016] Senin 24.

Yuan, Li, Stephen Powell, and JISC CETIS. MOOCs and open education: Implications for higher education..2013




DOI: http://dx.doi.org/10.19105/tjpi.v13i2.1752

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Editor Office:
State Islamic Institute of Madura
Jl. Raya Panglegur km. 04 Pamekasan East Java. Phone. (0324)333187 fax 322551

Contact Person:
Jamiludin Usman
Call/SMS/WA: 085336521427

E-mail :
tadris.pendidikanislam@gmail.com

Map : -7.197888, 113.473839


View My Stats


Creative Commons License
TADRIS under licensed Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Flag Counter

Indexed By:


 

Read More Indexing


Copyright© of Tadris Jurnal Pendidikan Islam (Print ISSN 1907-672X; Online ISSN 2442-5494 DOI: http://doi.org/10.19105/tjpi).