PROSPEK GURU AGAMA PASCA PEMBERLAKUAN UNDANG-UNDANG GURU DAN DOSEN NOMOR 14/2005

Buna’i ---

Abstract


Diantara keputusan penting era reformasi terkait
dunia pendidikan adalah disahkannya Undang-Undang Nomor
14/2005 tentang Guru dan Dosen. Melalui undang-undang ini,
eksistensi guru-dan dosen diakui secara implisit sebagai tenaga
profesional. Pengakuan tersebut sekaligus akan berdampak pada
hak dan kewajiban guru dan dosen dalam rangka melaksanakan
tugasnya secara profesional. Dengan kata lain, kehadiran
Undang-Undang Guru dan Dosen akan menjadi “peluang dan
tantangan” bagi para guru dan dosen untuk semakin menempa
diri agar mampu melaksanakan tugasnya secara profesional. Artikel
berikut akan mengkaji “peluang dan tantangan” dimaksud,
khususnya bagi guru agama.

Full Text:

Untitled


DOI: http://dx.doi.org/10.19105/jpi.v1i1.189

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editor Office:
State Islamic Institute of Madura
Jl. Raya Panglegur km. 04 Pamekasan East Java. Phone. (0324)333187 fax 322551

Contact Person:
Jamiludin Usman
Call/SMS/WA: 085336521427

E-mail :
tadris@iainmadura.ac.id

Map : -7.197888, 113.473839


View My Stats


Creative Commons License
TADRIS under licensed Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Flag Counter

Indexed By:


 

Read More Indexing


Tadris Jurnal Pendidikan Islam (Print ISSN 1907-672X; Online ISSN 2442-5494 DOI: http://doi.org/10.19105/tjpi).