PENDIDIKAN DAN TRADISI (Menakar Tradisi Pendidikan Pesantren)

Thonthowi -

Abstract


Pendidikan Islam, semenjak jaman Nabi Muhammad saw. sudah dibina di atas pewarisan tradisi atau yang biasa disebut dengan sunnah nabawiyyah, beliau mewariskan tradisi itu kepada para sahabat, kemudian para sahabat mewariskannya kepada para tabi’in dan seterusnya sampai kepada kita. Lalu apabila Islam menghendaki tradisi itu -antara lain- untuk mengembangkan kreasi tentang polapola dalam kehidupan serta mengembangkan gairah hidup hingga tercapainya titik tujuan dan apabila Islam juga menginginkan agar pendidikan itu digunakan –antara lainuntuk melestarikan nilai-nilai dan demi mengembangkan kreativitas peserta didik, maka keduanya tidak bisa dipisahkan karena memiliki tujuan yang sejalan dan saling mempengaruhi. Sebab itu, tradisi yang sudah menyatu dalam diri masyarakat bisa mewujud dalam aspek agama, sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain sebagainya yang sejatinya semua itu adalah hasil dari pendidikan juga.

Full Text:

Untitled


DOI: http://dx.doi.org/10.19105/jpi.v3i2.234

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editor Office:
State Islamic Institute of Madura
Jl. Raya Panglegur km. 04 Pamekasan East Java. Phone. (0324)333187 fax 322551

Contact Person:
Jamiludin Usman
Call/SMS/WA: 085336521427

E-mail :
tadris@iainmadura.ac.id

Map : -7.197888, 113.473839


View My Stats


Creative Commons License
TADRIS under licensed Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Flag Counter

Indexed By:


 

Read More Indexing


Copyright© of Tadris Jurnal Pendidikan Islam (Print ISSN 1907-672X; Online ISSN 2442-5494 DOI: http://doi.org/10.19105/tjpi).