MEMBONGKAR ANTIKUARIANISME DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM

Rifqiyah Mawaddah

Abstract


Di antara pelajaran penting dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam adalah mengambil hikmah umat sebelumnya untuk senantiasa dilestarikan dan dikembangkan. Namun, upaya menyerap nilai-nilai positif dari proses pembelajaran tersebut dinilai masih kurang maksimal. Hal ini disebabkan oleh cara berpikir konvensional dalam mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam. Sejarah Kebudayaan Islam hanya sekedar antikuarianisme, yaitu suatu bentuk kisah masa lalu umat Islam yang secara substansial masih belum bisa membuahkan spirit progresivitas untuk kehidupan umat saat ini dan selanjutnya. Maka dari itu diperlukan suatu pendekatan peristiwa sejarah dari pelbagai segi, yakni melalui pendekatan multi dimensional dengan metode interdisipliner.



DOI: http://dx.doi.org/10.19105/jpi.v9i1.404

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editor Office:
State Islamic Institute of Madura
Jl. Raya Panglegur km. 04 Pamekasan East Java. Phone. (0324)333187 fax 322551

Contact Person:
Jamiludin Usman
Call/SMS/WA: 085336521427

E-mail :
tadris@iainmadura.ac.id

Map : -7.197888, 113.473839


View My Stats


Creative Commons License
TADRIS under licensed Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Flag Counter

Indexed By:


 

Read More Indexing


Copyright© of Tadris Jurnal Pendidikan Islam (Print ISSN 1907-672X; Online ISSN 2442-5494 DOI: http://doi.org/10.19105/tjpi).